Laman

flash

jam

Minggu, 30 Mei 2010

Pantun GokieL

CwoK:Sayur sop sayur kcang, mking lop yuk,yank
CweK:Buah duren di kbun kcang,bw durex gak, yank?
CwoK:Buah delima buah duren,dualima lebih keren
CweK:Bwa kaca tkut pecah,pke sutra psti lebih aahh...
CwoK:Buah durian buah lengkeng,gak usah pke sklian de nenk
CweK:Mau ngemil buah kdondong,kalo hamil gmn dong?
CwoK:Jgn ngemil buah kdondong,kalo hamil y..kutinggal pergi dong!
CweK:Buah duku dimkn diSamsat,kamu memang *** !

Kamis, 27 Mei 2010

MENGOLAH KEBENCIAN MENJADI CINTA

Disaat kehidupan penuh kebahagiaan, tiba-tiba dihempas oleh peristiwa yang mengejutkan. Kita kehilangan orang yang kita cintai atau kehilangan kedudukan, mungkin jabatan. Tanpa kita sadari kemudian kita mencari kambing hitam. Mencari seseorang yang patut kita persalahkan. Kebencian menjadi nyata. Kemarahan tak terelakkan. Dendam menjadi menguat dalam hati.

Tapi pernah kita menyadari bahwa peristiwa itu sesungguhnya telah mengantarkan jiwa ke pintu gerbang kemuliaan. Dengan melalui berbagai penderitaan, ujian, kecemasan dan kesedihan sesungguhnya Allah telah meletakkan diri kita sebagai kekasihNya. Kekasih yang memahami makna cinta. Kita sebagi wujud wakil diriNya, penyebar cinta dan kasih sayang. Perwujudan dari sifat Rahman dan RahimNya. Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Kebencian pada dasarnya wujud manusiawi pada diri kita ketika kita sedang ditimpa ujian dan penderitaan karena kita memang merasa perlu mencari orang lain yang dipersalahkan. Membiarkan diri penuh kebencian di dalam hidup justru menambah penderitaan dengan derita. menyiram luka dengan air garam. Menambah perih dengan keperihan yang lebih dalam. Air mata menetes tanpa muara.

Mengolah kebencian menjadi cinta, kita maknai bahwa setiap peristiwa apapun yang terjadi pada diri kita adalah sebagai perwujudan kita sebagai seorang Mukmin. Nabi Muhammad menyebutkan sebagai sesuatu yang menakjubkan pada diri seorang mukmin sebab peristiwa apapun yang terjadi pada dirinya semuanya terasa indah. Mendapatkan nikmat dirinya bersyukur, mendapatkan musibah dirinya bersabar.

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Bila mendapatkan nikmat, ia bersyukur dan syukur itu baik baginya. Bila mendapatkan cobaan, ia bersabar dan sabar itu baik baginya. (HR. Muslim).

Tidak ada kebencian. Tidak ada kemarahan. Tidak ada dendam karena seorang mukmin menyakini bahwa semua itu wujud kasih sayang Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Bila kita tahu semua itu adalah wujud kasih sayang Allah, lantas kenapa kita harus membenci makhluknya? Itulah cinta kita sebagai wujud kasih sayang Allah kepada diri kita.

Rabu, 26 Mei 2010

Tentang CINTA


CINTA itu bagaikan Jalan,,

ada yang berkelok - kelok ada juga yang lurus, ada yang mulus dan ada yang berlubang, ada tanjakan ada pula turunan, ada yang berpasir ada yang berlumpur, ada yang bercabang ada juga persimpangan, ada jalan basah ada juga yang kering, ada jalan putar arah ada juga yang jalan tembusan, ada jalan layang ada pula jalan bawah tanah, yang terakhir yaitu ujung jalan alias buntu...

Selasa, 25 Mei 2010