Ini masih berhubungan dengan soal di atas. Karena wanita mengartikan dan menginterpretasikan kata-kata Anda dengan lugas, jangan pernah menjanjikan sesuatu yang bagi Anda, para pria, cuma lip-service. Kalau Anda bilang akan membawanya berlibur ke tempat menyenangkan di akhir pekan, ia akan terus menagih. Ia tak akan pernah menganggap bahwa itu mungkin cuma lontaraan sesaat ketika Anda sedang 'lengah', kesal karena rengekannya, atau pikiran Anda sedang entah ke mana.
Di bawah ini beberapa kode rahasia bahasa wanita:
Dia tanya, "Kamu capek?" atau "Kamu sibuk?"
Artinya, "Ayo, kita bicara."
Dia bilang, "Aduh, capek banget aku di kantor hari ini."
Artinya, "Tanya aku dong, hari ini aku ngapain aja."
Dia tanya, "Aku bagus nggak pakai baju ini?"
Artinya, "Aku kelebihan berat badan, nggak?"
Dia tanya, "Aku bikin kamu terangsang, nggak?"
Artinya, "Kamu masih tertarik sama aku?"
Dia bilang, "Aku capek, deh."
Artinya, "Jemput aku pulang kantor, dong."
Dia bilang, "Bukan kamu yang aku maksud."
Artinya, "Sudah jelas itu kamu."
Dia bilang, "Bukan kita yang aku maksud."
Artinya, "Ini tentang kita, sayang."
Apakah anda pernah mengalaminya kjadian trsebut???OK, setelah Anda dapat contekan ini, kira-kira Anda bisa lebih mengerti tentang mereka?
Bahasa tubuh ini menurut penulis buku The Principles of Psychology, Williams James, sangat penting. Menurutnya, ada empat tipe bahasa tubuh yang secara umum menyatakan pikiran dan perasaan seseorang.
Pertama, bahasa tubuh terbuka yaitu postur berhadapan ke arah depan di mana tubuh dan wajah langsung bertemu dengan lawan bicara. Bahasa tubuh ini menyiratkan kesiapan memberi perhatian akan sesuatu yang akan dibicarakan. Itu merupakan tanda respons positif terhadap lawan bicara.
Kedua, bahasa tubuh tertutup, bentuknya berupa sikap tubuh yang tertarik ke belakang ketika sedang berbicara. Bukan memunggungi lawan bicara, tetapi menoleh ke arah lain ketika lawan tengah berbicara. Sikap ini mencerminkan rasa bosan, tidak percaya diri.Bagi lawan bicara, sikap ini seringkali diartikan sebagai sikap dingin.
Ketiga, bahasa tubuh yang ekspansif. Biasanya tampak dalam tubuh seperti siaga, misalnya berdiri tegak dengan dagu sedikit mendongak. Sikap ini mencerminkan rasa bangga dan arogansi. Umumnya, sikap ini dimiliki oleh orang yang rasa percaya dirinya cukup tinggi. Bagi pewawancara ini bisa diartikan sebagai sikap orang-orang yang kurang bisa menghargai lawan bicaranya. Kerap kali diartikan sebagai orang yang tidak bekerja sama dalam satu tim.
Keempat, bahasa tubuh yang tegang. Biasanya dalam bentuk postur tubuh yang mengkerut, seperti wajah menunduk, tangan dilipat, dan mata tidak berani menatap. Sikap ini menunjukkan rasa kecewa, sedih, atau frustasi. Untuk itu, hindarilah tubuh yang terlalu tegang dan bicara yang gugup, karena kerap kali diartikan sebagai orang yang mudah menyerah bila dihadapkan pada suatu tantangan.
Setelah itu berjabatan tangan. Biasanya pelamar akan ditanya tentang kabarnya, memang seperti basa-basi. Padahal ,dari jawaban yang dikemukakan, pewawancara akan langsung dapat menilai bagaimana karakteristik Anda sebenarnya. Pertanyaan itu harus dijawab spontan dengan bahasa yang baik, bukan bahasa Indonesia yang baku. Hindarilah berbicara dengan bahasa gaul kepada orang yang baru Anda kenal.
Ok,, smoga artikel kecil ini bisa membantu anda. thanks 4 riding my blog. salam :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar